Jumat, 11 Januari 2013

That Girl


Freya adalah seorang gadis cantik berkacamata yang sangat senang membaca. Buku, majalah, apa saja asal ada bacaan. . . Hari ini kulihat dia sedang membaca buku berjudul The Lord Of The Ring yang tebelnya nauzubillah.. Aku bertanya-tanya, mengapa gadis secantik ini tidak memperhatikan atau mempedulikan sekitarnya? Banyak cowok suka sama dia. Cantik, periang, pinter, berwawasan... Nggak kayak aku yang sukanya bercanda, ngobrol..

Hari ini kulihat dia sedang tidak membaca buku. Entah kenapa, padahal ini jam istirahat. Dia justru mengobrol dengan ketiga sahabatnya. Dan dia selama pelajaran senyum - senyum sendiri. WHAT HAPPEN WITH THIS GIRL???? Istirahat kedua aku mengajaknya mengobrol.
"Eyaaa...." Begitu panggilannya disekolah
"Eh, Arwen... Si cantik jelita putri Elrond.. Kenapa?" Aku tersipu.. namaku memang ARWEN yaitu nama putri dari Elrond di LOTR.. Dulu ayah ibuku sangat senang buku itu sehingga menamakan aku Arwen Evenstar (yang ternyata aku juga suka buku itu). Putri Peri Yang Cantik Jelita.. tapi memang benar sih katanya aku mirip sama yang main jadi arwen.. aih.. Tersipu...

"Eh, makasih julukannya. Tapi kok tumben kamu nggak baca buku?" Tanyaku. Dia tersenyum penuh rahasia..
"Arwen putri Elrond.. Aku mau menceritakan sesuatu, tapi keep this PRIVACY yaa.." Katanya. Aku terkejut.
"Oke.."
"Jadi begini.. Umm.. errr..uhhh.. aku lagi suka sama Ryan.. Teman sekelas kita itu.." Ceritanya.. DUAR!!! Aku tertawa terbahak..
"HAHAHA!!! Jadi si kutu buku ini lagi CRUSH??"
"Emmm.. iya.." jawabnya malu2
“Kok bisa??”
Kemarin ngobrol di bbm.. Asik sih orangnya..”
Si ryan kan udah suka sama Tabitha. But i’m sure he will like you soon.. I am Arwen daughter of Lord Elrond ready to help you.” Aku menunduk dan merentangkan rok tutu biru panjangku layak seorang putri. Freya tertawa lalu mengikutiku.
“Thank you Arwen..” Kaca matanya yang berbingkai hitam merosot sedikit. Parasnya sungguh cantik.. bentuk wajah lonjong, bibir mungil berwarna merah kepink-pinkan,mata hitam kecoklatan, rambut pirang dengan gaya rambut Taylor swift (kebetulan dia nge fans sama TS), jari2 lentik, kulit halus mulus putih susu, dan alis tipis yang sangat cantik.. Senyumnya juga menawan.. Dia memakai rok biru kotak2 dibawah lutut, T-Shirt berbahan halus berkerah berwarrna putih, degan dasi biru kotak2 seperti roknya. Rambutnya diikat ekor kuda. Di tangan kanannya tergambar angka 13 seperti TS. Aku kagum... Entah mengapa dia belum pernah menyukai cowok selain ryan.. karena pasti cowok itu akan berbalik suka padanya
Di dalam hati Freya dia berkata :
Sungguh cantik arwen.. dengan wajah seperti Liv Tyler itu.. benar2 cocok..”
Begini... memang benar aku mirip Liv Tyler. Ayah ibu Bundaku adalah orang Amerika tepatnya dari New York, bundaku lahir dan besar disana tapi ayahku adalah orang jkt asli jdi aku blasteran. Rambutku coklat sedikit dibawah bahu seperti bundaku dan mataku biru seperti nenekku. Lalu banyak yang bilang aku sangat mirip dengan Liv Tyler.
“Oh well, Arwen have to go.. I must to read the lord of the ring.. ALL.. Kebetulan aku suka EJW..” Aku mengedipkan mata.. Dia pasti tau siapa EJW.. Elijah Jordan Wood si pemeran Frodo. Matanya biru dan rambutnya coklat gelap (just like mee!!)..
“Good bye Frodo’s friend!” Lambainya sambil tertawa riang.
Foto liv tyler & EJW As frodo :
  Liv Tyler Picture       

Malam ini aku tidur malam untuk membaca The Lord Of the Ring.. Aku juga sangat suka membaca buku tapi tidak sepertii Freya, aku hanya membaca buku yang bertemakan Fiksi atau true story sedangkan freya lebih memilih Fiksi, pengetahuan, biografi seseora

ng.











I
used
to think one day we’d tell the story of us
How we met and the sparks flew instantly
People would say, “they’re the lucky ones”
I used to know my place was a spot next to you
Now I’m searching the room for an empty seat
‘Cause lately I don’t even know what page you’re on
Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fall out
So many things that I wish you knew
So many walls up I can’t break through
Now I’m standing alone
In a crowded room
And we’re not speaking
An
d I’m dying to know
Is it killing you
Like it’s killing me?
I don’t know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
Next chapter
How’d we end up this way?
See me nervously pulling at my clothes
And trying to look busy
And you’re doing your best to avoid me
I’m starting to think one day I’ll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me
Oh, we’re scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I’d tell you I miss you but I don’t know how
I’ve never heard silence quite this loud
Now I’m standing alone
In a crowded room

And we’re not speaking
An
d I’m dying to know
Is it killing you
Like it’s killing me?
I don’t know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
This is looking like a contest
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side
The battle’s in your hands now
But I would lay my armor down
If you’d say you’d rather love than fight
So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon

BB ku berbunyi. Ada yang menelepon.. Tertera namanya.. Ryan. Aku mengangkatnya. Aku, dia, eleanor dan orlando bersahabat.
“Asalamualaikum, kenapa? Kok tumben nelpon malem malem begini?”
“Waalaikum salam. Maaf ganggu ya Wen.. gini loh.. Aku mau curhat..” Aku menutup bukuku lalu memperserius posisi.
“Loh tumben curhat ke aku, biasanya ke orlando. Masalah cewek ya?”
“Iye.. dengerin dulu ya..”
“ya”
“Wen, aku suka sama Freya wen..”
“WHATTT??????”
“Iya.. cantik, pinter.. wow ddeh..”
“Haha, Tabitha kamu tinggalin?”
“yap.. Aku harus gimana?”
“Kamu diem ya! Freya juga suka sama kamu.. Jadi kamudiem aja. Tunggu saat yang tepat terus nyatakan perasaan kamu.”
“Ok.. makasih ya.. Asalamualaikum”
“Waalaikum salam..”
Aku menutup teleponnya.
“This is a crazy day...” Seruku pada diriku sendiri.
Sekali lagi bbku berbnyi lagi. Kali ini dari Freya.

“Salamolekom, nape neng?” Angkatku..
“Nggak, aku Cuma ma bilang tadi si ryan bbm akuu, katanya aku cantik...”
“Diemin aja..”
“Oke..”
“tapi tetep act natural.”
“Oke, salamolekum.”
“waalaikum salam..”

“This night is CRAZY..”

KRIIIIIINGGGG!!!

“School Rush!!!” Aku bangun lalu mandi pake baju lalu sarapan..
Sekolahku sekolah internasional bernama Jakarta’s International School and Play Center. Sekolahku nggak pake seragam loohhh.. Hari ini aku memakai skinny jeaans dan T – Shirt betuliskan The Big itu nama persahabtanku.

“Arweeeennn..” Terdengar suara merdu Eya.
“Yes?” Tanyaku
“Makasih ya bantuannya.. Ryan udh menyatakan perasaannya padaku.. Makasih banyak yaaa..”
“Anytime..” aku dan dia membungkuk ala putri lalu berpelukan.. Dia lalu melambai padaku dan duduk dan membaca bukunya.. aku menatapnya dari kejauhan..

“That girl..” 

1 komentar: