Freya adalah
seorang gadis cantik berkacamata yang sangat senang membaca. Buku, majalah, apa
saja asal ada bacaan. . . Hari ini kulihat dia sedang membaca buku berjudul The
Lord Of The Ring yang tebelnya nauzubillah.. Aku bertanya-tanya, mengapa gadis
secantik ini tidak memperhatikan atau mempedulikan sekitarnya? Banyak cowok
suka sama dia. Cantik, periang, pinter, berwawasan... Nggak kayak aku yang
sukanya bercanda, ngobrol..
Hari ini
kulihat dia sedang tidak membaca buku. Entah kenapa, padahal ini jam istirahat.
Dia justru mengobrol dengan ketiga sahabatnya. Dan dia selama
pelajaran senyum - senyum sendiri. WHAT HAPPEN WITH THIS GIRL???? Istirahat
kedua aku mengajaknya mengobrol.
"Eyaaa...."
Begitu panggilannya disekolah
"Eh,
Arwen... Si cantik jelita putri Elrond.. Kenapa?" Aku tersipu.. namaku
memang ARWEN yaitu nama putri dari Elrond di LOTR.. Dulu ayah ibuku sangat
senang buku itu sehingga menamakan aku Arwen Evenstar (yang ternyata aku juga
suka buku itu). Putri Peri Yang Cantik Jelita.. tapi memang benar sih katanya
aku mirip sama yang main jadi arwen.. aih.. Tersipu...
"Eh,
makasih julukannya. Tapi kok tumben kamu nggak baca buku?" Tanyaku. Dia
tersenyum penuh rahasia..
"Arwen
putri Elrond.. Aku mau menceritakan sesuatu, tapi keep this PRIVACY yaa.."
Katanya. Aku terkejut.
"Oke.."
"Jadi
begini.. Umm.. errr..uhhh.. aku lagi suka sama Ryan.. Teman sekelas kita
itu.." Ceritanya.. DUAR!!! Aku tertawa terbahak..
"HAHAHA!!!
Jadi si kutu buku ini lagi CRUSH??"
"Emmm..
iya.." jawabnya malu2
“Kok bisa??”
“Kemarin
ngobrol di bbm.. Asik sih orangnya..”
“Si ryan kan
udah suka sama Tabitha. But i’m sure he will like you soon.. I am Arwen
daughter of Lord Elrond ready to help you.” Aku menunduk dan merentangkan rok
tutu biru panjangku layak seorang putri. Freya tertawa lalu mengikutiku.
“Thank you
Arwen..” Kaca matanya yang berbingkai hitam merosot sedikit. Parasnya sungguh
cantik.. bentuk wajah lonjong, bibir mungil berwarna merah kepink-pinkan,mata
hitam kecoklatan, rambut pirang dengan gaya rambut Taylor swift (kebetulan dia nge
fans sama TS), jari2 lentik, kulit halus mulus putih susu, dan alis tipis yang
sangat cantik.. Senyumnya juga menawan.. Dia memakai rok biru kotak2 dibawah
lutut, T-Shirt berbahan halus berkerah berwarrna putih, degan dasi biru kotak2
seperti roknya. Rambutnya diikat ekor kuda. Di tangan kanannya tergambar angka
13 seperti TS. Aku kagum... Entah mengapa dia belum pernah menyukai cowok
selain ryan.. karena pasti cowok itu akan berbalik suka padanya
Di dalam hati
Freya dia berkata :
“Sungguh
cantik arwen.. dengan wajah seperti Liv Tyler itu.. benar2 cocok..”
Begini...
memang benar aku mirip Liv Tyler. Ayah ibu Bundaku adalah orang Amerika
tepatnya dari New York, bundaku lahir dan besar disana tapi ayahku adalah orang
jkt asli jdi aku blasteran. Rambutku coklat sedikit dibawah bahu seperti
bundaku dan mataku biru seperti nenekku. Lalu banyak yang bilang aku sangat
mirip dengan Liv Tyler.
“Oh well,
Arwen have to go.. I must to read the lord of the ring.. ALL.. Kebetulan aku
suka EJW..” Aku mengedipkan mata.. Dia pasti tau siapa EJW.. Elijah Jordan Wood
si pemeran Frodo. Matanya biru dan rambutnya coklat gelap (just like mee!!)..
“Good bye
Frodo’s friend!” Lambainya sambil tertawa riang.
Foto liv
tyler & EJW As frodo :
Malam ini aku
tidur malam untuk membaca The Lord Of the Ring.. Aku juga sangat suka membaca
buku tapi tidak sepertii Freya, aku hanya membaca buku yang bertemakan Fiksi
atau true story sedangkan freya lebih memilih Fiksi, pengetahuan, biografi
seseora
ng.
I
used
to think one day we’d tell the story of us
How we met and the sparks flew instantly
People would say, “they’re the lucky ones”
I used to know my place was a spot next to you
Now I’m searching the room for an empty seat
‘Cause lately I don’t even know what page you’re on
Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fall out
So many things that I wish you knew
So many walls up I can’t break through
How we met and the sparks flew instantly
People would say, “they’re the lucky ones”
I used to know my place was a spot next to you
Now I’m searching the room for an empty seat
‘Cause lately I don’t even know what page you’re on
Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fall out
So many things that I wish you knew
So many walls up I can’t break through
Now I’m
standing alone
In a crowded room
And we’re not speaking
And I’m dying to know
Is it killing you
Like it’s killing me?
I don’t know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
Next chapter
In a crowded room
And we’re not speaking
And I’m dying to know
Is it killing you
Like it’s killing me?
I don’t know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
Next chapter
How’d
we end up this way?
See me nervously pulling at my clothes
And trying to look busy
And you’re doing your best to avoid me
I’m starting to think one day I’ll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me
Oh, we’re scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I’d tell you I miss you but I don’t know how
I’ve never heard silence quite this loud
See me nervously pulling at my clothes
And trying to look busy
And you’re doing your best to avoid me
I’m starting to think one day I’ll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me
Oh, we’re scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I’d tell you I miss you but I don’t know how
I’ve never heard silence quite this loud
Now I’m
standing alone
In a crowded room
In a crowded room
And we’re not speaking
And I’m dying to know
Is it killing you
Like it’s killing me?
I don’t know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
This is
looking like a contest
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side
The battle’s in your hands now
But I would lay my armor down
If you’d say you’d rather love than fight
So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side
The battle’s in your hands now
But I would lay my armor down
If you’d say you’d rather love than fight
So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon
BB ku
berbunyi. Ada yang menelepon.. Tertera namanya.. Ryan. Aku mengangkatnya. Aku,
dia, eleanor dan orlando bersahabat.
“Asalamualaikum,
kenapa? Kok tumben nelpon malem malem begini?”
“Waalaikum
salam. Maaf ganggu ya Wen.. gini loh.. Aku mau curhat..” Aku menutup bukuku
lalu memperserius posisi.
“Loh
tumben curhat ke aku, biasanya ke orlando. Masalah cewek ya?”
“Iye..
dengerin dulu ya..”
“ya”
“Wen,
aku suka sama Freya wen..”
“WHATTT??????”
“Iya..
cantik, pinter.. wow ddeh..”
“Haha,
Tabitha kamu tinggalin?”
“yap..
Aku harus gimana?”
“Kamu
diem ya! Freya juga suka sama kamu.. Jadi kamudiem aja. Tunggu saat yang tepat
terus nyatakan perasaan kamu.”
“Ok..
makasih ya.. Asalamualaikum”
“Waalaikum
salam..”
Aku
menutup teleponnya.
“This
is a crazy day...” Seruku pada diriku sendiri.
Sekali
lagi bbku berbnyi lagi. Kali ini dari Freya.
“Salamolekom,
nape neng?” Angkatku..
“Nggak,
aku Cuma ma bilang tadi si ryan bbm akuu, katanya aku cantik...”
“Diemin
aja..”
“Oke,
salamolekum.”
“waalaikum
salam..”
“This
night is CRAZY..”
KRIIIIIINGGGG!!!
“School
Rush!!!” Aku bangun lalu mandi pake baju lalu sarapan..
Sekolahku
sekolah internasional bernama Jakarta’s International School and Play Center.
Sekolahku nggak pake seragam loohhh.. Hari ini aku memakai skinny jeaans dan T
– Shirt betuliskan The Big itu nama persahabtanku.
“Arweeeennn..”
Terdengar suara merdu Eya.
“Yes?”
Tanyaku
“Makasih
ya bantuannya.. Ryan udh menyatakan perasaannya padaku.. Makasih banyak yaaa..”
“Anytime..”
aku dan dia membungkuk ala putri lalu berpelukan.. Dia lalu melambai padaku dan
duduk dan membaca bukunya.. aku menatapnya dari kejauhan..
“That
girl..”
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus